by

Tujuan Melakukan Audit Listrik

Audit energi merupakan proses evaluasi dengan mengidentifikasi peluang hemat energi dan pemanfaatan energi untuk meningkatkan efisiensi dalam suatu perusahaan. Penggunaan dari audit energi listrik sangat dibutuhkan supaya Anda dapat menggunakan energi secara terukur terutama dalam pengelolaan energi. Sementara melakukan audit energi dapat menghasilkan seperti saving in money, sustainable development, environmental friendly dan yang lainnya.

Audit listrik tentu memiliki tujuan yang wajib Anda ketahui yaitu seperti berikut ini:

  • Untuk mengetahui jumlah nilai intensitas pada konsumsi profil pemakaian dan energi existing operasional dari fasilitas suatu bangunan atau industri dalam periode tertentu.
  • Untuk melakukan identifikasi pada jenis alternatif konservasi energi atau menghemat energi untuk bagian manajemen energi dalam sebuah industri.
  • Melakukan pemilihan pada keputusan alternatif pada jenis konservasi energi terbaik untuk rekomendasi dari perencanaan energi industri manajemen.
  • Bisa digunakan untuk menghitung selisih antara energi yang digunakan dengan supply energi oleh genset, PLN maupun bahan bakar.
  • Dapat memberikan gambaran yang jauh lebih jelas perihal kelistrikan melalui analisis berbagai faktor seperti faktor kebutuhan, faktor daya, kualitas listrik maupun faktor beban.

Untuk melakukan audit energi tentu ada beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu seperti berikut ini:

  1. Pengumpulan data energi Industri atau bangunan melalui data yang telah tersedia tanpa membutuhkan pengukuran data tersebut bisa berupa:
  • Dokumentasi sebuah bangunan.
  • Denah, potongan bangunan dan tapak gedung seluruh lantai.
  • Denah instalasi pada pencahayaan bangunan di seluruh lantai.
  • Single line diagram yang lengkap pada konsumen daya listriknya serta besaran supply listrik PLN dan cadangan listrik genset.
  • Pembayaran rekening listrik bangunan atau industri bulanan selama enam bulan maupun 1 tahun beserta rekening pembelian gas, bahan bakar minyak maupun air.

  1. Melakukan perhitungan mengenai besarnya intensitas dari konsumsi energi gedung, misalnya seperti berikut:
  • Rincian dari luas bangunan gedung serta luas total bangunan.
  • Jumlah konsumsi dari energi bangunan gedung untuk pertahunnya.
  • Biaya untuk energi Industri atau bangunan.

Berbicara mengenai audit listrik memang tidak semua orang bisa melakukannya. Untuk itu Anda membutuhkan jasa yang memiliki kemampuan untuk melakukan audit energi, salah satunya yaitu Sewatama. Anda bisa mencari tahu seputar audit energi di perusahaan ternama yang ada di seluruh wilayah Indonesia ini.

News Feed