by

Menghitung Masa Subur

-Kesehatan-42 views

Menghitung dan memperkirakan masa subur wanita setelah haid adalah salah satu cara terbaik untuk memiliki keturunan. Oleh karena itiu untuk merencanakan kehamilan. Kamu harus memiliki catatan periode haid. Jadi, apa yang dimaksud dengan siklus menstruasi? Siklus menstruasi adalah rentang waktu dari hari pertama hingga hari berikutnya haid. Siklus menstruasi yang normal adalah 21 hingga 35 hari. Tidak hanya menghitung, kamu juga perlu mengenali ciri masa subur, sehingga kamu menjadi mengetahui kapan masa yang paling pas untuk berhubungan seksual bersama dengan pasangan sehingga terjadi kehamilan. Hal ini disebabkan karena ketika masa subur, indung telur akan melepaskan sel serta siap dibuahi oleh sperma.

  1. Masa Subur Wanita

Menstruasi atau haid dimulai pada hari pertama saat dinding rahim meluruh keluar bersama dengan darah dari organ vagina. Ketika itu terjadi, sel telur nantinya berkembang di dalam ovarium. Pada saat sel telur sudah matang, kemudian ovarium akan melepaskan sel ini. Kejadian inilah yang disebut dengan ovulasi. Untuk mengetahui masa subur akan datang, masa subur berada di sekitar ovulasi, kurang lebih 5 hari sebelum terjadinya ovulasi. Umumnya, masa subur wanita ialah 12 hingga 16 hari sebelum masa datang bulan berikutnya. Rata-rata wanita mengalami masa subur di hari ke 10 hingga 17 setelah pertama haid terakhir. Namun hanya berlaku untuk perempuan yang mempunyai siklus haid 28 hari. Jika siklusnya beda, kamu perlu mempelajari serta menghitung masa subur. Agar cepat mengandung, sel telur yang sudah matang harus dibuahi 12 hingga 24 jam.

  1. Menghitung Sendiri Masa Subur

Tentu saja kita bisa menghitung masa subur sendiri. Umumnya, masa subur ini bisa dihitung dari rentang catatan dan analisis siklus haid kurang lebih 8 bulan terakhir. Menghitung masa subur, kamu bisa mengetahui siklus paling pendek, misalnya 27 hari, kurang dengan 18, nanti 9 angka tersebut adalah hari pertama berada dalam masa subur. Kamu juga perlu mengetahui siklus paling panjang, misalkan 30 hari, kurang dengan 11, hasilnya angka terakhir tersebut adalah hari terakhir masa subur. Jika siklus 27 hingga 30 hari, masa subur akan berada di hari ke 9 dan 19.

  1. Cara Lain Memperkirakan Masa Subur

Terdapat beberapa cara untuk memperkirakan masa subur, antara lain mencatat jadwal menstruasi, kamu bisa mencatat jadwal menstruasi dari mulai hingga berakhir. Jika siklus menstruasi normal, akan terjadi ovulasi teratur yaitu 14 hari, sebelum menstruasi berikutnya. Kedua dengan alat prediksi kesuburan. Dengan alat ini, kamu bisa menghitung hormon LH di dalam urine kurang lebih 10 hingga 12 jam LH meningkat. Wanita dengan siklus menstruasi 28 hari, akan mengalami ovulasi di sekitar hari ke 14 hingga 15. Ketiga dengan monitor kesuburan. Alat ini mengidentifikasi kapan waktu ovulasi. Selain itu, alat ini juga bisa mengidentifikasi hari paling subur.

  1. Ciri Berada Dalam Masa Subur

Beberapa ciri wanita ada di dalam masa subur, antara lain suhu basal dalam tubuh meningkat. Suhu basal tubuh biasanya akan bertambah 1 derajat celcius. Lalu munculnya lendir di mulut rahim. Lendir dari mulut rahim ini sangat encer, selain itu perubahan lendir ini juga menunjukkan kadar hormon estrogen. Kemudian merasakan nyeri perut atau punggung. Beberapa wanita merasakan nyeri bagian perut dan punggung ketika berada di dalam masa subur.

News Feed