by

Manfaat dari Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

Kerusakan lingkungan menjadi masalah besar yang dihadapi oleh kita. Salah satu faktor yang menjadi penyebab utama adalah sampah, baik dari sampah rumahan, hingga skala sampah industrial. . Pada tahun 2014, Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia setelah Cina. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan jumlah peningkatan timbunan sampah di Indonesia telah mencapai 175.000 ton/hari atau setara 64 juta ton/tahun. Pengelolaan sampah sangat perlu dilakukan untuk meminimalisir dampak buruknya. Sampah yang menumpuk tanpa adanya pengelolaan yang benar dapat menimbulkan permasalahan, seperti penyakit dan menghasilkan zat kimia berbahaya. Sampah yang menumpuk di selokan dan sungai juga menyebabkan terjadinya banjir yang menjadi bencana rutin di Tanah Air. Permasalahan tersebut mendorong perlunya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya sikap peduli terhadap lingkungan. Sikap peduli lingkungan harus ditanamkan melalui pembiasaan di lingkungan. Pembiasaan itu dapat dilakukan melalui sosialisasi  yaitu dengan mengajak masyarakat untuk melaksanakan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). (1)

Apa itu 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan Manfaatnya?

3R terdiri atas reuse, reduce, dan recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce Berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat. Melakukan 3R (Reuse Reduce Recycle) Setiap Hari. Mengelola sampah dengan sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja (setiap hari), di mana saja, dan tanpa biaya. Yang dibutuhkan hanya sedikit waktu dan kepedulian kita.(2) Lalu muncul pertanyaan, apa sih manfaat dari 3R tersebut? Berikut adalah beberapa manfaat nyata, apabila kita menerapkan sistem 3R untuk pengelolaan sampah:

  • Melestarikan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam planet Bumi sangat terbatas. Dengan menerapkan prinsip 3R, kita bisa mengurangi penggunaan sumber daya alam secara drastis. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), mendaur ulang 1 ton kertas setara dengan menghemat 17 pohon dan 7.000 galon air.

  • Menghemat Energi

Masih berkaitan dengan melestarikan sumber daya alam, ternyata 3R juga bisa menghemat energi. Pertambangan dan pemurnian mineral dan sumber daya alam lainnya untuk pembuatan barang-barang konsumsi merupakan proses yang memerlukan banyak sekali energi. Membatasi jumlah penggunaan energi untuk proses produksi dapat menghemat sejumlah besar sumber daya energi planet kita. Menurut Departemen Sumber Daya Alam  (DNR) Ohio , untuk membuat aluminium dari bijih bauksit membutuhkan energi 20 kali lebih banyak daripada menggunakan bahan daur ulang.

  • Mengurangi Polusi

Polusi adalah masuknya polutan kedalam lingkungan baik pada udara, air, dan juga tanah, sehingga mencemarinya. Jadi dengan kita menerapkan 3R kita bisa mengurangi polusi di udara (biasanya terjadi akibat dari pembakaran sampah), polusi di tanah (biasanya terjadi akibat sampah yang ditimbun didalam tanah), dan polusi di air (biasanya terjadi akibat dari sistem pembuangan sampah yang asal,sehingga mengganggu keasrian air sungai/laut maupun mengganggu ekosistem yang didalamnya).

  • Mengurangi Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Sebagian besar sampah yang kita buang berakhir di TPA. Seringkali sampah-sampah ini tidak dapat terurai secara alami dan membutuhkan waktu berabad-abad hingga akhirnya bisa terurai. Plastik, misalnya, membutuhkan waktu hingga 500 tahun untuk terurai. Tempat pembuangan sampah mengambil ruang berharga di planet ini serta merupakan sumber polusi udara, tanah dan air.

  • Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Industri yang dikembangkan untuk mendaur ulang barang dapat menjadi lapangan pekerjaan. Di Ohio hampir 100.000 lapangan pekerjaan tercipta pada tahun 2.000 karena adanya daur ulang sampah, menurut data DNR Ohio. Daur ulang menciptakan lapangan pekerjaan lima kali lebih banyak dibandingkan manajemen TPA.

  • Menciptakan Masa Depan yang Berkelanjutan

Planet kita memiliki jumlah SDA dan kapasitas pengolahan sampah yang terbatas. Dengan 3R, kita tidak hanya mengurangi  dampak jangka pendek terhadap planet, tetapi kita telah menerapkan praktek-praktek yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.

  • Merangsang Diciptakannya Teknologi Baru

Dengan meningkatnya tekanan sosial untuk menerapkan lebih praktik ramah lingkungan, perusahaan dipaksa untuk menemukan teknologi inovatif untuk menggabungkan bahan daur ulang ke dalam produk mereka. Teknologi baru ini pada akhirnya baik untuk planet kita. (3)

Banyak sekali manfaat yang mungkin kita bisa langsung rasakan, ataupun demi kelangsungan masa depan bumi kita yang lebih baik, apabila kita menerapkan sistem 3R(Reduce,Reuse,Recycle) ini. Maka dari itu kita harus berkomitmen untuk mengurangi dan lebih bijak dalam penggunaan barang yang akan menjadi sampah, terutama sampah plastik. Seperti AQUA yang sudah berkomitmen untuk mengatasi hal ini, dengan meluncurkan komitmen #BijakBerplastik. Pada 1993, AQUA mempelopori program daur ulang pertama “AQUA PEDULI” untuk mendukung daur ulang lokal. Tetapi, karena meningkatnya kemasan plastik di seluruh sektor dan kurangnya infrastruktur serta edukasi, kemasan plastik yang tidak terkelola menjadi ancaman yang besar untuk lingkungan kita. Aksi yang lebih harus dilakukan yang membutuhkan langkah yang lebih untuk mengumpulkan & mendaur ulang, melakukan edukasi serta berinovasi. Karenanya, AQUA meluncurkan komitmen #BijakBerplastik sebagai langkah AQUA selanjutnya untuk membangun kolaborasi yang lebih besar agar tercipta inovasi untuk Indonesia yang lebih sehat. Salah satu aksi nyatanya adalah Recycling Business Unit (RBU) di Tangerang Selatan, yang merupakan salah satu bukti nyata komitmen AQUA. Lalu AQUA mengembangkan inisiatif #KamiAngkut. Melalui inisiatif ini, RBU memberikan layanan angkut botol plastik bekas kepada pemilik usaha di area Tangerang dan Jakarta. Bahkan telah menambahkan jenis kemasan bekas yang dapat diambil, termasuk gelas plastik dan kardus bekas.  Dengan adanya #KamiAngkut, selain berhasil meningkatkan pengumpulan botol plastik bekas, juga membantu RBU Tangerang Selatan untuk memenuhi standar bahan baku untuk keperluan daur ulang. Saat ini kandungan material daur ulang di botol AQUA sendiri mencapai 25%, dan harapannya akan dapat terus ditingkatkan hingga 50% pada tahun 2025. Penggunaan material daur ulang ini akan mendorong ekonomi sirkular, dimana dapat menekan penggunaan plastik sebagai sumber daya tidak terbaharukan sekaligus memastikan plastik tidak menyebabkan pencemaran. (4) Jadi jangan ragu untuk memilih AQUA, karena AQUA selalu bersimpati pada keselamatan lingkungan melalui komitmen #BijakBerplastik. Selain itu, kualitas AQUA memang sudah terjamin sejak 1973 dan terus berinovasi demi kenyamanan konsumen. Sudah minum AQUA?

  1. https://www.kompasiana.com/faridfitriyanto/5fb292d4f5eb680b6f4c7702/manfaat-pengaplikasian-3r-di-masyarakat?page=all
  2. https://umumsetda.bulelengkab.go.id/.
  3. https://nationalgeographic.grid.id/read/13308950/10-alasan-mengapa-kita-harus-lakukan-reduce-recycle-reuse-3?page=all
  4. https://bijakberplastik.aqua.co.id/publikasi/pengumpulan/mengumpulkan-botol-plastik-bekas-ala-danone-aqua-lewat-program-kamiangkut/

News Feed